Tampilkan postingan dengan label iritasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iritasi. Tampilkan semua postingan
Minggu, 11 Agustus 2013
Eksim Atopik
Gejala eksim akan mulai muncul pada masa anak anak terutama saat mereka berumur diatas 2 tahun. Namun, eksim juga bisa menyerang bayi yang baru lahir.Gejala utama yang dirasakan pasien adalah gatal. Terkadang rasa gatal sudah muncul sebelum ada tanda kemerahan pada kulit. Gejala kemerahan biasanya akan muncul pada wajah, lutut, tangan dan kaki, namun tidak menutup kemungkinan kemerahan muncul di daerah lain.Beberapa ahli mencurigai eksim berhubungan dengan aktifitas daya pertahanan tubuh (imun) yang berlebihan. Hal ini menyebabkan tubuh mengalami reaksi berlebihan terhadap bakteri atau iritan yang sebenarnya tidak berbahaya pada kulit. Oleh karena itu, eksim banyak ditemukan pada keluarga dengan riwayat penyakit alergi atau asma.Penyakit ini bisa menyerang bayi baru lahir hingga usia 3 bulan. Wajah, pipi dan dagu kadang dahinya akan tampak kemerah-merahan dan kering. Tapi bisa juga basah bila luka.Malangnya, jika tangan balita kotor misal kena air liur atau bekas susu dan menyentuh lukanya, bagian yang terkena eksim itu bisa teriritasi. Balita akan merasa gatal dan panas. Tak heran jika ia menjadi rewel.Cara terbaik mengendalikannya adalah menghindari pemicunya, yakni:
Jerawat
Jerawat (bahasa Inggris: acne) adalah kondisi abnormal kulit akibat gangguan berlebihan produksi kelenjar minyak (sebaceous gland) yang menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Daerah yang mudah terkena jerawat ialah di muka, dada, punggung dan tubuh bagian atas lengan.
Apa sih penyebabnya??
* Stres
* Keturunan dari orangtua
* Aktivitas hormon : Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
* Kelenjar minyak yang hiperaktif
* Bakteri di pori-pori kulit
* Iritasi kulit atau karena garukan
* Anabolic steroid
* Pil pengontrol kelahiran / pil KB, namun banyak wanita mengalami penurunan munculnya jerawat semasa pemakaian pil
* Berada dalam lingkungan dengan kadar chlorine yang tinggi, terutama chlorinated dioxins, yang menyebabkan jerawat serius yang disebut Chloracne.
Gimana dong cara mengobatinya??
-Transfer Factor Advance-
Label:
acne,
bakteri,
bekas jerawat,
gangguan kulit,
Hormon,
iritasi,
Jerawat,
kelenjar minyakjerawat,
kulit wajah,
pengobatan jerawat,
penyebab jerawat,
perawatan kulit wajah,
Transfer Factor
Langganan:
Postingan (Atom)